Halaman yang terlipat

Sebuah pemandangan yang tidak menyenangkan dari hasil bersih-bersih gudang. Tumpukan kardus, sampah dan material lainnya menggunung mengotori garasi rumah. Walaupun sebenarnya sudah terbiasa dengan yang seperti itu (mirip kondisi kamarku), tetap saja aku tidak suka melihat kekacauan di garasi itu.Yang menarik perhatian, ternyata ada cukup banyak buku-buku yang juga berserakan disana.

Didokumentasikan sebelum disingkirkan

Penasaran dengan buku-buku yang berserakan, saya putuskan untuk “mengacak-acak” sekalian. Wow, ternyata menyenangkan juga. Sejenak kemudian aku terdiam sesaat melihat beberapa buku dan catatan yang rasanya tidak asing lagi. Ini kan… ya, ini adalah buku-buku milikku yang sempat aku simpan dulu. Mulai dari buku pelajaran, catatan harian, artikel, dan masih banyak lagi. Barang-barang ini (kebanyakan buku) sudah aku simpan sejak SD, ada juga beberapa yang merupakan koleksi saat SMP dan peninggalan masa muda di SMA. Beberapa barang ini memang sudah tidak dipakai lagi, tapi entah kenapa sayang rasanya kalau harus dibuang begitu saja. Ada juga beberapa buku dan catatan yang sebenarnya juga merupakan “harta karun” bagi saya, yang tapi karena kesibukan kemudian terlantar dan akhirnya mereka harus berakhir di gudang.

Sambil membersihkan dan memilah-milah buku yang ada, bayangan nostalgia menghampiri pikiranku bersamaan dengan saat kutemukan buku-buku lawas itu. Beberapa buku itu seakan menceritakan kembali masa-masa saat aku masih menggunakannya, walaupun yang aku lakukan hanya sebatas memandangi covernya saja sambil sesekali menyeka debu dan kotoran yang menempel padanya. Momen perjalanan hidup bertahun-tahun yang sudah aku lupakan seketika itu muncul kembali bersamaan dengan munculnya judul-judul buku yang kutemukan dari sana. Hm.. benar-benar masa lalu. Tapi aku masih ingat betul, bagaimana setiap buku-buku itu menemaniku melewati dan menghabiskan masa muda bersama dengan cerita-ceritanya.

masih gak ikhlas kalau harus dibuang, akhirnya dikumpulkan lagi

Terakhir, jika orang tak dikenal saja boleh berkata “Buku adalah jendela menuju dunia” maka saya pun ingin berkata “Menyimpan buku adalah jendela menuju masa lalu bagi saya”. Kenapa yang dituju adalah masa lalu? Karena masa lalu adalah referensi dan acuan bagi saya untuk menatap masa yang akan saya lalui setelahnya..

Dengannya aku mengenangmu

Karenanya aku menjadi orang berilmu

Terima kasih.. Buku

Advertisements

5 thoughts on “Halaman yang terlipat

  1. haha, aku juga ga pernah rela kalo mau buang buku2 lama, atau barang apapun lah.tiap beres2 yang lama bukan beres2nya, tapi lama liat2 barang2 lama itu..
    misal kudu dibuang, biasanya yg jadi beneran dibuang cuma seperempat dr yg awalnya, lainnya masih disimpen lagi :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s