R’eso Lucion

Baru, hampir semua orang berkata seperti itu. Tapi tidak semuanya, karena mungkin saya termasuk salah satu dari beberapa yang berkata lain. Karena menurutku masih sama saja, tidak ada yang benar-benar berubah, tidak ada yang benar-benar baru, malah mungkin sebagian yang ada ini sebenarnya sudah usang.. atau busuk.

Baru, tidak sedikit juga orang yang gemar menaruh harapan pada kata tersebut. Mobil baru, rumah baru, atau mungkin istri baru.. Kebiasaan ini juga muncul pada beberapa orang yang ingin menjadikan “sesuatu” lebih baik lagi. Sebut saja harapan baru, mimpi baru atau semangat baru. Tapi entah kenapa saya tidak tertarik dengan semua itu. Masih lebih baik yang lama, itu saja alasannya kalau kamu tanya. Lalu gejala apa ini? mungkin kamu tahu jawabannya?

Ini semua bukan karena saya tidak mencintai hal-hal baru, tapi rasa-rasanya seperti sudah tidak ada yang perlu diperbarui dari saya. Bagaimana dengan semangat? harapan? dan mimpi? bukankah akan lebih bagus jika kita mampu memperbaruinya dan menjadikannya lebih baik dari kemarin? Entahlah, saya tidak sepenuhnya setuju dengan pernyataan itu..

Advertisements

One thought on “R’eso Lucion

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s