#Commentary: Saraba

Diakui, sejak perginya havoc sebagai salah satu pengisi konten utama blog ini, rasa-rasanya membuat entri menjadi semakin sulit saja. Bagian tersulitnya adalah ketika saya gak bisa lepas dari influence menulis yang sudah dibangun bersama sejak dehiatus sekitar setahun yang lalu. Tapi ya mau gimana lagi, kalau terus-terusan mengandalkan om havoc juga gak akan ada kemajuan buat diri saya sendiri. Yah, semoga dengan keputusan ini bisa memberikan perubahan yang lebih baik bagi perkembangan blog, terutama untuk kemampuan menulis saya pribadi, meski kadang-kadang sampai sekarang sebenarnya saya masih pengin going maverick atau menulis havoc.

Sebagai gantinya, saya coba menyediakan dua pandora page yang rencananya nanti akan digunakan untuk mengalihkan perhatian dari havoc page yang selama ini jadi repository utama dari sebagian besar isi postingan saya (dan havoc). Sementara ini kedua page ini masih dinamai Box #A dan Box#B karena kontennya yang belum tersedia sampai sekarang, walaupun idenya sudah lama ada. Satu lagi, untuk penggunaan istilah havoc maupun gaya penulisannya mungkin gak akan benar-benar hilang dari blog ini, sebagaimana sebagian logo dan beberapa hal yang sempat digunakan sebelumnya. Beberapa masih akan saya adopsi atau saya gunakan sepenuhnya.

~empunya blog~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s