Kuchizusamu

Maka biarkanlah aku mengakhiri kisahku yang semu dan fana ini dengan dirinya, sebab aku telah membiarkan nafsu berbuat sekehendaknya dan mengakibatkan dosa yang tak terkira karenanya.

Maka pada kosongnya hatiku ini akan kukembalikan pada Dia yang nyawaku berada di tanganNya. Dan bila jalan kita adalah untuk bersama, jagalah pula hatimu untuk diriNya. Sebagaimana telah diangkatnya pena-pena, sungguh telah ada kisah tertulis bagi kita yang sedang menanti untuk dibaca.

Maka sekiranya adakah engkau akan sudi, untuk memaafkan semua kejahatanku di masa lalu hingga kini. Meski air mata yang telah jatuh tak akan mampu aku beli, dan hati yang terluka tak akan mampu aku rangkai kembali. Namun aku berharap engkau mau mengerti.

(Ainando Kei)

Advertisements

3 thoughts on “Kuchizusamu

    1. Dari grup fb kang, lagi cari2 info tentang linux dan dunia open source buat di implementasikan. tapi masih tahap belajaran..

      btw, saya masih kuliah kok. jangan di panggil pak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s