Tentang demonstrasi..

Anda bangga dengan demonstrasi.. ??

Padahal yang aku lihat mereka menutup ruas-ruas jalan, yang aku lihat mereka menghambat aktivitas orang yang sedang berada dalam perjalanan, yang aku lihat mereka bahkan menurunkan wanita-wanita mereka di jalan, dan yang aku lihat mereka bercampur baur antara laki-laki dan perempuannya serta meneriakkan menyuarakan apa yang mereka sebut dengan “aspirasi”.

selain melihat, aku sendiri pun merasakan..

Bagaimana hal ini menggangguku ketika sedang dalam perjalanan, bagaimana hal ini meresahkanku ketika bertemu mereka di jalan, bagaimana kengerian ketika berpapasan dengan “kekerasan” yang mereka lontarkan meski hanya lewat kata, bagaimana sebuah kepentingan harus dikorbankan demi kepentingan yang lain, dan bagaimana sedihnya ketika melihat sebuah niatan baik ternyata harus berubah menjadi sebuah aktifitas yang memiliki resiko selain bagi diri mereka sendiri namun juga bagi orang lain secara langsung ataupun tidak langsung.

dan dari sana, aku pun kemudian belajar..

Tentang buruknya akibat yang timbul dari sebuah demonstrasi, tentang bagaimana demonstrasi mengajari kita untuk peduli terhadap “sesama” namun tak acuh terhadap sebagian yang lainnya, tentang bagaimana kebencian dilontarkan dan disuarakan dengan menghasut satu sama lainnya, tentang bagaimana masyarakat kemudian memandang miring terhadap golongan yang didemo olehnya, dan dari sanalah kemudian akan tumbuh bibit-bibit pemberontakan terhadap pemimpin-pemimpin mereka.

Mungkin sebagian dari anda merasakan manfaat dari demonstrasi, namun pertimbangkanlah juga resiko yang dapat terjadi. Yang aku percaya, tidak ada sebuah masalah melainkan akan ada solusinya, sebagaimana tidak adanya sebuah penyakit melainkan telah ada obatnya pula. Lalu, apakah demonstrasi ini adalah sebuah solusi ? ah, jawab saja sendiri..

“Aku mencintai negeri ini, namun aku bukan pendukung produk demokrasi.”

NB:

Tulisan ini dibuat bukan dengan tujuan untuk menjelekkan kebiasaan kelompok tertentu, atau dikaitkan dengan momen tertentu, namun lebih kepada harapan agar kebiasaan ini dapat diganti di kemudian hari dengan kegiatan lain yang jauh lebih positif, membangun dan dapat lebih dirasakan manfaatnya untuk kalangan luas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s