OneScribe Moment with Zyrex

Hm, judulnya ini udah kayak orang promosi belum ya..

Judul entry ini sebenarnya berawal dari sebuah awkward moment yang cukup “berkesan” ketika berkenalan dengan salah satu produk milik Zyrex, yakni OneScribe. Kejadiannya minggu kemarin ketika ane pergi ke salah satu pusat perbelanjaan IT di kota sama kakak untuk berburu sparepart komputer dirumah. Setelah hasil buruan berhasil diamankan, di perjalanan pulang kami mampir ke stan handphone di salah satu atrium yang sepertinya sedang ada promo dari beberapa IT distributor. Iseng-iseng ane cari info hape dual-on yang bisa buat GSM/CDMA. Pemberhentian pun sampai di gerai “teman pintar” yang setau ane lumayan gencar mempromosikan hape smartphone terjangkau dengan fitur yang lumayan tinggi. Sayangnya produk-produk andalan mereka (yang sebenarnya cukup menggiurkan itu) sudah di-inject oleh providernya sehingga tidak bisa diganti-ganti kartu lagi.

Tiba-tiba salah seorang SPG di sebelah menawari ane dengan sebuah hape dari Zyrex. Hm, ane agak skeptis karena walaupun sering mendengar nama ini tapi masih belum benar-benar paham sejauh mana kualitas dari barang-barang buatan mereka. Satu hal yang menarik bagi ane saat itu adalah karena mereka menyediakan solusi pertanyaan ane diatas tadi, yaitu hape ini katanya mendukung fitur dual-on GSM/CDMA. Sambil memasang kuda-kuda seperti orang yang pengen beli tapi masih belum yakin (padahal gak bawa duit), kami pun menggiring pembicaraan agar segera berakhir tanpa harus terjadi transaksi.

Pernah dengar nama ini ?
Pernah dengar nama ini ?

Sesampainya dirumah, nama Zyrex ini masih membuat ane penasaran. Segeralah ane coba untuk mencari informasi tentang perusahaan ini. Ternyata Zyrex ini merupakan salah satu perusahaan yang asli Indonesia, wah boleh juga. Walaupun untuk komponen-komponen produk masih harus diproduksi di luar, akan tetapi perusahaan ini tetap berusaha membuat produk-produknya sendiri dan tetap berkantor di dalam negeri serta sepanjang karir perjalanannya perusahaan ini ternyata juga sempat memperoleh beberapa award yang menunjukkan bahwa mereka bukan perusahaan sembarangan. Perusahaan ini di awal-awal lebih dikenal lewat produk-produk IT mereka seperti laptop dan netbook untuk kemudian mulai merambah pasar lain seperti tablet dan handphone.

Ane sendiri belum sempat tahu seperti apa produk-produk mereka karena ketika mencoba untuk mencari informasi lewat website mereka, dan website mereka tiba-tiba down pada saat ane baru masuk ke homepage-nya saja. Apes dah. Tapi ternyata takdir menyuruh ane untuk “berkenalan” dengan cara lain. Beberapa saat setelahnya orang tua ane dirumah menawari apakah ane mau kalo dibelikan hape baru, ya jelas mau lah, apalagi mengingat dirumah hape ane termasuk hape yang paling “tradisional” diantara anggota keluarga yang lain. Kemudian ane bilang kalo tadi ada hape yang lumayan bagus tapi gak terlalu mahal, jadi pengen beli yang itu aja. Deal, aspek sinyal aman  dari enyak babe ini lah yang kemudian menjadi awal momen pertemuan ane dengan OneScribe.

Keesokan harinya, ane coba kembali lagi ke stan hape yang kemarin buat tanya-tanya lebih detail soal hape Zyrex yang mereka tawarkan itu. OneScribe, sepertinya itu codename yang diberikan untuk semua produk handphone mereka. Harga yang relatif terjangkau dengan spesifikasi yang cukup tinggi membuat ane semakin penasaran untuk melihat-lihat produk apa saja yang mereka tawarkan. Disinilah momen (kebingungan) itu kemudian terjadi, entah kebetulan atau bagaimana pada saat itu dari beberapa produk yang mereka tawarkan ternyata memiliki nama yang hampir sama, harga yang selisihnya sedikit, dan bentuk yang tidak jauh berbeda. Sampai ane harus ngambil box-nya satu-satu dan mengamati semua spesifikasi yang membedakan masing-masing produk tersebut.

Pilihan saya pun jatuh pada OneScribe tipe ZA957. Alasannya? sudah ane sebut diatas tadi, kan. Merasa sudah yakin, mbak SPG yang berjaga di stan itu kemudian membawa ane ke salah satu counter untuk mencoba hape tersebut karena di stan tadi hanya menyediakan produk-produk display saja. Di counter ini ane dilayani oleh penjaga yang berbeda, oke tidak ada masalah. Masalah baru muncul ketika penjaga ini mengeluarkan box hape yang sepertinya berbeda dari yang saya lihat di stan tadi. Keraguan ini semakin menguat saat isi box tadi dikeluarkan dan saya yakin itu bukan hape yang ane maksud tadi. Tapi karena si penjaga menanyakan apakah ane ingin mencoba hapenya atau tidak, ya ane diam saja dulu. Lumayan bisa utek-utek (mencoba) hape baru gratis, pikirku. Selesai utek-utek hape tadi dan mau mengembalikan, ternyata mbak SPG tadi datang lagi ke counter dan bilang kalau ternyata salah ambil tipe, yang harusnya ZA957 jadi ZA987, cuma selisih satu kode angka tapi beda di harga dan fiturnya lumayan gan. Akhirnya hape tadi dikembalikan dan ane diambilkan lagi box yang lain dengan tipe lain. Tau tipe apa yang diambil ? OneScribe ZA985. Masih sama-sama OneScribe tapi beda satu kode angka lagi gan, dari ZA987 ke ZA985. Padahal produk yang ane inginkan tipe ZA957, duh. Awalnya ane juga tidak terlalu memperhatikan perbedaan ini karena “kemiripan” di segi harga dan warnanya yang dominan putih, hanya fiturnya saja yang sedikit lebih tinggi. Kalo ane sih lebih memilih sibuk utek-utek hapenya aja lagi. Kesalahan ini baru ketahuan ketika ternyata fitur paling utama yang ane minta ternyata tidak ada di hape ini, ane pun meminta fitur tersebut dan penjual tadi bilang fitur itu hanya ada di tipe ZA957. Terserah, pokoknya harus ada fitur itu atau ane gak jadi beli. Walau nadanya seperti mengancam dan agak marah, sebenarnya ya kasian juga jadinya ane ngeliat penjaga counter itu yang udah ngerusak dua segel di box hape tapi gak jadi dibeli. Jahat bener ya calon pembeli satu ini, ngomong kek daritadi kalau memang salah.

Akhirnya si penjaga counter tadi mengeluarkan box lain yang saya tahu kalau ini hape yang ane maksud (sebelumnya ane gak tau persis tipe hape yang saya inginkan, cuma tau sekilas bentuk dan warnanya waktu lihat di stan pameran) dari awal. Setelah mencoba-coba lagi untuk kesekian kalinya dan memastikan tidak ada kesalahan, ane memutuskan untuk membawa pulang hape ini, Zyrex OneScribe ZA957. Bentuknya lumayan gede gan, layar 4.6″, tapi ringan. Speknya juga lumayan tinggi dengan harga yang relatif terjangkau dibanding hape merk luar yang jadi sedang jadi mainstream dan market leader. Ya, demikianlah tadi cerita pendek ane tentang OneScribe Moment with Zyrex yang ternyata sudah memakan waktu sekitar dua jam lebih di sana hanya untuk membawa pulang satu buah handphone ini. Semoga perjuangan ini bisa sejalan dengan kemanfaatan barangnya bagi ane, enggak cuma dipake buat hiburan aja, apalagi sampai rusak atau hilang (kalau ini kebiasaan soalnya).

zyrex back
tampak belakang..
tampak depan..
tampak depan..
Advertisements

19 thoughts on “OneScribe Moment with Zyrex

  1. Bro, bagaimana pemakaian Zyrex ZA957 ini ? Kualitas sinyal ? Daya tahan Baterai ? Kualitas speakernya bagaimana ? Apakah bisa ada review pemakaiannya ?

    1. kalau untuk review mungkin nunggu beberapa request lagi aja ya.. hehe

      tapi kalau saya masih nyaman2 aja. kualitas sinyal belum pernah ada masalah (tergantung lokasi dan operator). speaker juga jelas suaranya. mungkin baterai aja yang kayaknya masih kurang. dengan spek yang lumayan tinggi, kalau sering terhubung ke internet jadi cepet habis rasanya. jadi harus diatur pemakaiannya.

      1. Iya Bro,

        Penasaran saja, soalnya belum ada yang review dari pribadi nich….. Itu Dual Simnya sudah di testing bro pakai kartu CDMA en GSM nya ? Trus internetannya pakai kartu apa ? CDMA atau GSM ? Yang GSMnya mentok dimana bro ? EDGE atau GPRS ?

        1. Saya nyoba pakai kartu flexi n 3. buat internetan klo sekedar browsing2 aja lancar. untuk internet hapenya support EVDO n EDGE, tapi yang udah saya coba baru yg CDMA aja. ga ambil paket internet klo yg GSM.

          1. Bro,
            Sampai hari ini entu zyrex, kalau dipakai telepon suka restart sendiri, dikau tidak mengalaminya sama sekali ? Trus ada yang aneh nich… Kan kalau flexy mau cek pulsa, kita ketik *99# .. Nach di daku kalau ketik nomor tersebut di keypadnya baru ke *99 langsung contactnya error… Dikau alami juga ndak seperti itu ?
            Jadi bingung nich sebenarnya ini Zyrex memang begitu kelakuannya atau ndak yach ?

    1. saya telepon paling lama baru sekitar sepuluh menitan. belum pernah seperti itu. biasanya kalau suka restart sendiri mungkin itu lebih karena gejala lain seperti masalah ram, virus atau mekanisme tertentu dari handphone-nya..

      1. Gan,

        Kalau switch ke kamera depan apakah kelihatan gambarnya ? Harus ada kartu emory atau tidak ? Soalnya punya daku koq ndak kelihatan gambar alias garis-garis doang

        1. gambarnya keliatan, cuma ga seberapa jelas karena resolusinya kecil. kalo ndak keliatan mungkin masalah pencahayaannya aja yang kurang. kalau saya untuk kamera harus pake memory..

          1. Kalau daku ndak kelihatan…. Gambarnya seperti siaran TV yang habis siarannya… Berarti hardware failure yach… Bro.. Tolong cek dong untuk meganya berapa megapixel ? Di daku koq pilihan tertinggi 8 Megapixel…

            1. saya gatau kalo itu. untuk kamera belakang setau saya itu 5MP, kalau ada pilihan 8MP itu mungkin bawaan dari androidnya utk pilihan resolusi hasil gambarnya aja..

  2. Saya pakai smartphone ini, baterainya kok cepet banget ya habisnya, 2 jam sudah habis, padahal pemakaian standar saja, kadang pakai, kadang standby.
    Jadinya lama nge-charge sama dengan lama pemakaian.
    Sama nggak pengalamannya?

    1. kalau menurut saya ini salah satu kelemahan dari hapenya, karena dari segi baterai kapasitasnya hanya 1550 mAh. Dengan spesifikasi yang lumayan tinggi dan kinerja yang lumayan tinggi juga jelas menurut saya butuh resource besar, jadinya untuk bareai jadi rentan cepat habis. tapi kalau saya bisa awet sampai satu hari atau bahkan lebih dengan sedikit pengaturan..

      caranya banyak di share di internet, secara umum bisa diakali diantaranya dengan mematikan layanan data, wifi, bluetooth jika tidak diperlukan. juga bisa dengan menambah aplikasi battery saver atau dengan task manager untuk mematikan aplikasi yang tidak dipakai.

  3. gan. sama sama pemakai OneScribe. yang saya kalau layarnya disentuh tahan apa tulisannya goyang” perasaan kurang sensitif. udah dicoba restar pabrik masih tetap kalau browsing suka susah untuk kliknya……..

    1. kalau masih pemakaian baru dan masalahnya dirasa mengganggu, coba dibawa ke service center saja. selain itu coba diperhatikan untuk cara pemakaian dan perawatan terhadap layar sentuh untuk mengurangi gejala.

      beberapa smartphone touchscreen kelas menengah memang sepertinya masih sedikit dibawah dalam hal kualitas, termasuk untuk layar sentuh, kamera atau bahkan kehandalan processor dan memory dibandingkan dengan smartphone yang lebih baik kualitasnya meskipun dengan spesifikasi yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s