Season Shade

musim datang dan musim pergi

melewati waktu dia silih berganti

tak seperti hidupku yang kini berhenti

yang hanya dilalui karena dia telah mati

yang saat terbit dia seakan kembali

namun saat terbenam dia harus pergi

maka apa yang harus aku lakukan lagi ?

saat rasa takut mulai menghantui

dan rasa sakit menyelimuti diri

sedang keputusasaan ini datang menghampiri

dalam hening yang tak terucap sebuah kata

aku hanya bisa meneriakkan tulisan-tulisan gila

maka seandainya harapan itu masih ada

bilakah aku nanti dapat merengkuhnya

agar musimku dapat menjadi sempurna

dan kesempatanku ada disetiap harinya

dan bila nanti musimku sempurna

ingin aku menjalani seperti yang lainnya

melalui waktu hingga habis masa-masanya

meski musimku tak sesejuk hujan di musim kemarau..

meski musimku tak sehangat matahari di sela-sela penghujan..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s