Cerita Migrasi dari Telkom CDMA Flexi ke Telkomsel “As CDMA”

UPDATE:

Per 30 Juni 2015, proses layanan upgrade Telkom Flexi dinyatakan telah BERAKHIR..

Kartu As CDMA milik penulis masih aktif hingga periode Juli 2016 ini, hanya saja untuk mencari info terkait skema tarif khusus As CDMA, maupun info dari situs resmi yang menjelaskan segala ketentuan pemakaian dan hal-hal terkait rasanya masih belum ada, sehingga secara tidak langsung kartu ini secara umum “rasanya” sama persis dengan kartu As Telkomsel, baik itu dari segi layanan maupun tarifnya.

RIP Telkom Flexi…

==================================================

flexi as cdma - depan

 

Akhir tahun 2014 ini sepertinya akan menjadi momen migrasi besar-besaran bagi pengguna CDMA Flexi. Telkom begitu gencar melakukan sosialisasi, promosi dan upaya pendekatan kepada masyarakat yang masih menggunakan layanannya agar segera berpindah ke “provider anak” alias ke Telkomsel yang menggunakan layanan seluler berbasis GSM.

Berita migrasi ini sebenarnya sudah cukup lama terdengar, sekitar bulan Desember tahun kemarin sudah ada kabar kalau teknologi CDMA sudah tidak akan dikembangkan lagi di Indonesia. Dan pada awal tahun lalu, admin penulis juga kemudian berhenti menggunakan paket internet Flexi, sebuah keputusan yang cukup berat pada saat itu mengingat paket internet Flexi relatif cukup stabil dan terjangkau bagi kalangan yang kemampuan finansialnya pas-pasan.

Tapi setelah itu, masih belum ada kabar pasti tentang kapan program migrasi ini akan mulai dilakukan, sehingga selama masa itu hingga awal bulan kemarin admin penulis rasa itu adalah masa “terkatung-katung”nya pengguna CDMA Flexi dikarenakan tidak ada kepastian dan jaminan terhadap masa depan layanan selulernya yang sedang menghitung hari.

Hingga awal bulan kemarin, admin penulis kebetulan mengunjungi sebuah expo (pameran) tingkat provinsi yang disana ada booth milik Telkomsel. Di booth tersebut, mereka menawarkan layanan migrasi yang mereka sebut sebagai “Layanan Upgrade Flexi ke Telkomsel”. Admin penulis pun penasaran dan mencoba untuk bertanya, kira-kira layanan seperti apa yang akan diberikan bagi pengguna Flexi yang hendak meng-upgrade nomornya.

Disebutkan, bahwa setelah pengguna melakukan upgrade layanan, maka sisa pulsa pengguna tidak akan hilang, juga pengguna akan mendapatkan pilihan insentif antara mendapatkan bonus pulsa selama setahun atau mendapat voucher untuk pembelian handset baru sebagai bentuk kompensasi. Selain itu, pengguna juga akan mendapatkan keuntungan dari layanan GSM yang jika dibandingkan dengan CDMA mungkin masih lebih baik, seperti misalnya layanan jangkauan sinyal yang lebih luas.

Layanan ini sifatnya masih gratis dan tidak dipungut biaya, tinggal bawa KTP yang digunakan untuk mendaftarkan nomor dan kartu SIM Flexi untuk diproses dengan kartu SIM dari Telkomsel. Secara default, untuk pengguna Flexi prabayar nomornya akan dialihkan menjadi nomor GSM As dan untuk pengguna pascabayar, nomornya akan dialihkan menjadi nomor GSM KartuHALO. Tapi untuk layanan ini bisa di-nego, misal dari flexi prabayar mau diubah jadi nomor As juga bisa katanya. Sayang, di expo tersebut nomor saya belum bisa di migrasikan, karena untuk pengguna pascabayar harus datang ke Plaza Telkom yang melayani proses migrasi. “Atau nunggu dapat sms dulu..”, begitu kata penjaga booth-nya.

Jadi admin penulis pun kembali ke “masa terkatung-katung” lagi..

Selama penantian dalam masa tersebut, admin penulis melihat update di sebuah linimasa tentang pengguna Flexi lain yang disarankan untuk melakukan upgrade layanan.

sms-migrasi-flexi

Tapi entah kenapa, admin penulis sendiri tidak kunjung mendapat sms pemberitahuan juga. Yasudahlah.. Hingga beberapa hari kemudian, admin penulis memutuskan untuk menitipkan nomer Flexi admin untuk di-upgrade-kan karena kebetulan ada yang bisa dititipi pada waktu itu. Hasilnya adalah nomer Flexi admin penulis saat ini telah berubah menjadi nomor GSM dengan nama kode “As CDMA”. Nomornya secara umum berubah dari yang depannya 7** menjadi 08**. Sedangkan untuk nomer belakang, diusahakan oleh pihak terkait agar ada yang tetap. Pada kasus admin, empat digit nomor terakhir dari kartu GSM baru ini masih sama seperti nomor Flexi lama. Lumayan? Seharusnya sih iya, sampai kemudian ada sebuah pos di linimasa seperti ini,

fyi, co-founder aplikasi Catfiz ternyata mantan pengguna setia Flexi loh.. :o
Fyi, co-founder aplikasi Catfiz ternyata mantan pengguna setia Flexi juga loh.. 😮

Beliau ini adalah co-founder dari Catfiz, aplikasi instant messanger untuk platform Android buatan Indonesia. Nomor baru beliau ternyata tujuh digit terakhirnya masih tetap seperti nomor Flexi-nya yang lama. Waktu admin tanya kenapa bisa sebanyak itu nomornya yang diselamatkan, beliau cuma bisa bilang,

“itu semua tergantung amal ibadah, nak..”

Asli nyesek banget, pek. Bukannya admin nyesek karena komentar beliau yang memang maksudnya bercanda, tapi admin penulis secara personal merasa seperti apes sendirian, padahal admin penulis ini adalah pelanggan yang sudah lama menggunakan layanan Flexi sejak pertama kali punya hape sampai sekarang “dipaksa” untuk pindah. Bahkan salah seorang petinggi Telkomsel katanya mengusahakan kalau nomornya tidak akan berubah, hanya nomor depannya saja yang ganti dari  7** menjadi 085**.

Yoweslah..

Ini pun sebenarnya juga belum menghitung “untung rugi” dari kompensasi yang diberikan maupun dari resiko masalah yang bisa timbul selama proses migrasi ini. Mudah-mudahan admin ada waktu untuk membahasnya setelah tulisan ini. Jadi admin cukupkan saja dulu tulisannya kali ini. Silahkan komentar kalau ada yang ingin disampaikan atau kalau ingin membaca lanjutan cerita ini..

Advertisements

48 thoughts on “Cerita Migrasi dari Telkom CDMA Flexi ke Telkomsel “As CDMA”

  1. saya ga pernah pake flexy sih… Dulu pakenya Fren, hp yg iklannya 388ribu. Setelah hp-nya mati, beli hp CDMA baru. Tapi setelahnya pake GSM. Dan sekarang Fren telah menjadi smartfen. Kehidupan CDMA memang berliku…

  2. Kemarin saya juga baru migrasi Flexi ke Kartu As, kebetulan 7 digit nomor flexi saya juga semuanya terbawa ke nomor yang baru. Nomor awalnya 0281577xxxx menjadi 08510577xxxx. 😀

  3. Wah saya belum clba migrasi nmr saya. Mana nomor cantik lagi buat kerja. Hajaha. Mau tanya gan, itu hape yg dikasih tipe apa? Smartphone ato ga? Speknya oke ga? Mayan kalo diganti ke gsm dan bisa dipake buat sosmed usaha. Jd ga rugi2 amat saya nanti. Mohon pencerahan, gan. Males ke plasa telkom, liat antreannya ga kuat.

  4. saya sudah melakukan migrasi ke Plasa telkom, dan sudah mendapat nomor 085100xxxxxx ,tetapi setelah saya pakai hampir satu bulan, saya baru merasakan kejanggalan tentang tarif, itupun saya rasakan setelah belanja pulsa saya membengkak hampir 3x lipat, selidik punya selidik ternyata tarif yang ditawarkan hanya tipuan semata. kalau dipakai telp sesama kartuas flexi memang murah, tetapi kalau kita ditelepon dari PSTN (TELP RUMAH) maka tarif GSM yang berlaku. nyesel banget deh gua migrasi, skrg saya kembali lagi pakai flexi dengan nomor baru. Ternyata hanya Akal2an aja bilang program migrasi, buktinya saya cari info kepada orang “dalam” flexi, layanan flexi masih bisa tetep digunakan selama dicoverage BTS Flexi, ini pelajaran penting buat masyarakat agar berpikir 2x apabila akan migrasi, jikalau flexi saya yang baru ditutup sepihak oleh Telkom maka akan saya gugat bersama teman2 YAYASAN PERLINDUNGAN KONSUMEN , karena telah melakukan pembodohan konsumen.

    1. kalau ditutup sepihak mungkin tidak, tapi ada kemungkinan kalau kedepan layanannya bakal dimatikan. tentunya dengan “sosialisasi” terlebih dahulu ke seluruh pelanggan flexi yang masih aktif..

  5. Saya sih akan Pakai terus Flexi Saya Sampai Mati, kata teman outlet, pelanggan flexi masih terus ada. sayang kalau harus ganti nomor, banyak cerita yang nyesel telah ganti Kartu as Flexi, lebih boros katanya. bener ndak sich ?

  6. Sepertinya pemakai flex memang sdh saatnya pasrah menunggu nafas habis… sy kok merasa didzalimi ya? Ah… smg enggak…

  7. iya mas, aku juga ngerasa aneh umum pengeluaran per bulan rata rata 400rb , menjadi satu juta setelah upgrade kartu halo.

    1. Untuk kartuHALO, paketnya yang masih setara dengan Flexi adalah ketika melakukan telepon/sms ke “favorite number”. Selain itu tarifnya sudah menyesuaikan dengan skema tarif GSM semua..

  8. telkom flexi ga profesional, nomor gue dulu beli mahal dan udah tersebar. dan sekarang menunggu detik-detik untuk hangus. gila telkomsel.. ga ada solusi,, seharusnya pelanggan lama tetap bisa menikmati nomor lama tanpa harus ganti nomor, dan telkom flexi tidak mengeluarkan lg nomor flexi lain untuk ke depannya. cdma STARONE dari INDOSAT aja sampe detik ini masih digunakan tanpa pergantian nomor. Damn

    1. layanan flexi masih akan bisa digunakan selama proses migrasi, sedangkan untuk nomornya yang berubah adalah angka di depan. untuk angka di belakang diusahakan paling tidak empat digit terakhirnya masih tetap sama

  9. sudah empat kali ke plasa telkom di pasuruan nomer cantik saya berubah tinggal tiga angka terakhir yang sama jadi ke empat kalinya membatalkan migrasi ke plas telkom, balasannya di suruh tunggu sampai akhir bulan maret……

  10. JANGAN MIGRASI KE FLXSI-AS….. migrasi ke esia saja apabila esia ikut-ikutan juga mari migrasi ke SMARTFREN engak usah ganti nomor….. kasih pelajaran dikit ni telkom

    telkomflxsi lah yang selama ini gencar ingin migrasi CDMA ke GSM karena PTSN/ telpon rumah milik telkom Hancur gara-gara Esia home…. karena hitung-hitungannya lebih murah pemakian esia home dari pada telpon rumah… dan lagi telpon nya bisa dibawa kemana-mana tanpa harus pemasangan baru…..

    saya pemakai flxsi nomor sudah kesebar untuk dagang…. sakitNYA tuh…. dinomor…. hehehe

    mau tuntut ke lembaga perlindungan konsumen…. wakwak… kasus malpraktek aja engak selesai apa lagi ini…

    Gunaka “PEOPLE POWER” pindah ke SMARTFREN atau ESIA…. atau operator lain entalah apa namanya

  11. saran bagi teman2 semua perlu dicermati, khususnya di wilayah jawa, setelah pemakaian 1 menit sebaiknya dimatikan, karena akan mendapatkan bonus bicara, tetapi kalau enggak ya pulsa kita akan habis, kalau nomer migrasi saya 7 digit terakhir tetap sama 02748555…. menjadi 085108555…
    meskipun agak menyesal, tetapi nasi telah menjadi bubur. salam semuanya

  12. saya sarankan juga bagi teman2 yang mau migrasi, sebaiknya via internet karena kita bisa melihat kondisi nomer kita dan bisa memilih nomer yang lain, kalau nggak suka dipending dulu migrasinya.

  13. yang aneh lagi, saya ini jualan pulsa. temen beli ngasih no migrasi itu. saya ga tau kalo itu no flexi yang migrasi ke as. Saya isi kok gagal, format salah. ampe 3x. tetep begitu. pas saya tanya itu flexi jadi as. saya coba pake kode flexi. nomenya gak sesuai sama provider. kan ora lucu kalo begitu. pelanggan jadi bilang “kalo gak bisa isi pulsa jangan buka konter”. jadi jelek nama konter saya gara” nomer ga jelas itu.

    1. kalau berdasarkan pengalaman setelah migrasi, cara untuk isi pulsa sama seperti cara mengisi pada provider As GSM. selama ini belum pernah ada masalah dan keluhan.. kecuali untuk tarif pemakaian yang lebih “terasa”..

  14. tarif telponnya mencekik kantong padahal nelpon ke sesama telkomsel. Bahkan sering aq dpt sms bonus telpon tp bonusnya tetep g terpakai malah pulsaku terkuras abis.

  15. Saya termasuk kecewa dg migrasi, no saya cantik, 0217xxx1234, diganti dg no acakadul 085103xx234, saya migrasi di plaza telkom Bekasi, 23 juli 2015, jam 14 .00 wib, sudah pelayanan lama, sisa pulsa setelah saya cek, sisa yg dikartu flexy yg lama, tidak ngikut ke kartu as acakadul ini, sudah laporan berkali-kali ke call ctr telkomsel, sampe detik ini, tgl 28 sept 15, blm masuk jg, capek kan?….mana janji promo migrasi memberikan kemudahan?….gge ada tuh…..capek dan???…..lumayan banyak sisa pulsa 120 rb……hmmmmmm

  16. Seharusnya karena flexi nya yg fault maka penggunanya dibebaskan migrasi ke operator mana aja, tidak harus telkomsel, secara telkomsel biaya terasa paling boros dan suka tepu. TM yg bayar aja dibilang pelanggan dapat bonus bicara. belum lagi banyak sms iklan.
    Telkomsel dan flexi jangan memonopoli hak pelanggan yg sudah bayar, kalau sdh fault ya biarkan pelanggan migrasi ke operator mana aja, justru kewajiban flexi membantu migras itu. Masa sudah bangkrut masih pengen ngatur2. Beda tarif flexi sama AS(u).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s